Kewirausahaan adalah suatu cara berpikir, menelaah, dan bertindak yang didasarkan pada peluang bisnis, pendekatan holistik, dan kepemimpinan yang seimbang. Oleh karena itu, proses kewirausahaan menuntut kemauan untuk mengambil resiko yang telah diperhitungkan, sehingga dapat mengatasi rintangan menuju kesuksesan secara konstan, atau menyeimbangkan risiko dengan imbalan yang akan diperoleh. Wirausahawan membawa cita-cita, motivasi, komitmen, semangat, keuletan, integritas, semangat kerja sama, dan visi ke dalam perusahaan. Timmons dan Spinelli menggambarkan bahwa kewirausahaan bukan lagi seperti perusahaan pemula yang masih mentah, dimulai dengan ide usaha yang kemudian berkembang menjadi suatu perusahaan besar. Akan tetapi kewirausahaan berkaitan dengan menciptakan peluang bisnis baru, mengambil resiko yang sudah diperhitungkan, dengan menggunakan sumber daya yang terbatas. Dengan demikian, kewirausahaan tidak lagi bersifat fisik tetapi lebih bersifat pada karakter.
Seorang wirausahawan memiliki daya improvisasi cepat dan mampu menciptakan hal baru. Dunia kewirausahaan dan proses kewirausahaan memiliki kompleksitas dan dinamika dalam menyeimbangkan risiko dan imbalan serta mental yang harus dihadapi. Bagaikan permainan golf, membutuhkan fisik yang kuat, tetapi juga lembut, mental juara, sabar, disiplin, dan menguasai emosi, melelahkan tetapi juga memuaskan. Wirausahawan seperti konduktor orkes simfoni, yang harus menyatukan dan menyeimbangkan orang dengan kepribadian, talenta, dan kemampuan berbeda menjadi suatu tim yang indah. Keterampilan wirausahawan bagaikan seorang pemain acrobat yang berusaha menjaga bola-bola tetap berputar di udara sambil dia melompat pada trampolin. Baca entri selengkapnya »



