Mahmuddin

Belajar dan Berbagi

Posts Tagged ‘Evolusi Hewan’

Asal Usul Kelompok Hewan (Perkembangan Evolusi Mamalia)

Posted by Mahmuddin pada Agustus 27, 2012

Mamalia memiliki karakteristik dengan adanya rambut, kelenjar mamae, otak yang lebih besar bila dibandingkan dengan vertebrata lain dengan ukuran yang sama, diferensiasi geligi. Mamalia berkembang dari leluhur reptilia lebih awal dari burung. Fosil tertua diyakini merupakan mamalia berumur 220 juta tahun, masa Trias.

Leluhur mamalia merupakan salah satu di antara hewan terapsida, yang merupakan bagian dari cabang sinapsida dari filogeni reptilia. Terapsida menghilang saat dinosaurus berlimpah, tetapi mamalia yang berasal dari terapsida hidup berdampingan dengan dinosaurus selama zaman Mesozoikum. Sebagian besar mamalia zaman Mesozoikum berukuran kecil dan sebagain besar mungkin merupakan pemakan serangga. Beragam bukti, seperti ukuran lubang mata, menyiratkan bahwa mamalia kecil adalah hewan nokturnal.

 

Gambar 1. Filogenetik primata Baca entri selengkapnya »

Posted in Evolusi | Dengan kaitkata: , , , , | Leave a Comment »

Asal Usul Kelompok Hewan (Perkembangan Keanekaragaman Vertebrata)

Posted by Mahmuddin pada Agustus 27, 2012

Menurut Campbell (2003), para ahli palaentologi telah menemukan fosil invertebrate yang menyerupai cephalochordate di Kanada. Fosil tersebut diperkirakan berusia 545 juta tahun, atau sekitar 50 juta tahuan lebih tua dibandingkan dengan vertebrata tertua yang telah diketahui. Banyak ahli biologi berpendapat bahwa nenek moyang vertebrata adalah hewan yang makan dengan mengambil suspensi, mirip dengan cephalochordate, dan memiliki keempat cirri dasar chordata yaitu notokord, tali saraf dorsal berlubang, celah faring, dan ekor pascaanus yang berotot.

Chordata dan vertebrata mungkin telah berevolusi dari leluhur sesil yang sama. Perubahan gen yang mengontrol perkembangan dapat mengubah waktu terjadinya perkembangan, seperti pematangan gonad. Perubahan ini menyebabkan gonad matang pada fase larva sebelum metamorfosis. Jika kondisi ini benar, maka perubahan tersebut menyebabkan hilangnya tahapan metamorfosis.

Vertebrata masih mempertahankan karakteristik chordate primitive tetapi memiliki spesialisasi tambahan, yaitu ciri-ciri yang diturunkan dan dimiliki bersama yang membedakannya dari chordate invertebrata. Umumnya ciri-ciri tersebut terkait erat dengan ukuran besar dan gaya hidup yang aktif. Menurut Campbell (2003), subfillum vertebrata memiliki empat karakteristik khas yaitu pial neural (neural crest), sefalisasi (chephalization) yang nyata, tulang punggung, dan system sirkulasi tertutup. Baca entri selengkapnya »

Posted in Evolusi | Dengan kaitkata: , , , , , , | Leave a Comment »

Asal-Usul Kelompok Hewan (Pengelompokan Deuterostomia)

Posted by Mahmuddin pada Agustus 27, 2012

Telah dikemukakan sebelumnya bahwa hewan bertubuh simetri bilateral (bilateria) terbagi menjadi 2 kelompok, yaitu Deuterostomia dan Protostomia. Pembagian ini didasarkan pada pola pembentukan embrio di awal perkembangan janin. Kata “deuterostomia” berasal dari bahasa yunani yang berarti “mulut belakangan”. Istilah ini berasal dari perilaku sel pada saat pembentukan embrio. Pada masa-masa awal pembentukan embrio, ketika si janin masih terdiri dari beberapa ratus sel dan berbentuk bola, di salah satu sisi embrio akan timbul suatu tonjolan dan belahan. Dari belahan ini, yang membentuk lubang, sebagian sel akan migrasi ke dalam bola dan membentuk lapisan “dalam” tubuh. Akibat dari proses ini akan terbentuk rongga tubuh (coelom), yang disebutkan di awal artikel ini.

Pada hewan deuterostom, “lubang” tempat masuk dan migrasinya sel-sel ini disebut blastopore. Blastopore selanjutnya b   erkembang dan berfungsi menjadi anus (dan rongganya menjadi rongga dalam tubuh/saluran pencernaan). Mulut akan terbentuk “belakangan”, yaitu ketika pembentukan rongga berlanjut hingga terbentuklah lubang kedua di sisi lawan dari lubang blastopore ini. Itulah sebabnya hewan-hewan yang memiliki pola perkembangan embrio awal seperti ini, dinamakan “mulut belakangan”, karena pertama-tama yang terbentuk adalah anus, dan mulut terbentuk kemudian atau “belakangan”. Sebaliknya, pada hewan Protostomia, lubang blastopore justru akan menjadi mulut, dan lubang di sisi berlawanan yang terbentuk belakangan akan menjadi anus. Baca entri selengkapnya »

Posted in Evolusi | Dengan kaitkata: , , , , , , , , , | Leave a Comment »

Asal-usul Kelompok Hewan

Posted by Mahmuddin pada Agustus 27, 2012

Dalam awal pengelompokan makhluk hidup, semua hewan baik yang uniseluler maupun yang multiselular, dikelompokan dalam kerajaan hewan atau Regnum Animalia. Kemudian, Regnum Animalia ini dibagi-bagi lagi menjadi sekitar 30 kelompok besar hewan, yang dibagi berdasarkan “bodyplan /bauplane“. Kelompok besar ini disebut “phylum” (jamak: phyla).

Hubungan kekerabatan/filogeni hewan. (A) Diagram pohon kekerabatan berdasarkan morfologi dan embriologi (pola pandang “klasik”); (B) Diagram kekerabatan berdasarkan penanda molekuler (pola pandang “modern). Baca entri selengkapnya »

Posted in Evolusi | Dengan kaitkata: , , , , , , , , | Leave a Comment »

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 27 pengikut lainnya.