Mahmuddin

Belajar dan Berbagi

Menggugah Kompetensi Guru Indonesia

Posted by Mahmuddin pada Maret 15, 2008

experimental.jpg

Upaya pemerintah dalam mempercepat pembangunan pendidikan nasional agar dapat sejajar dengan negara-negara maju, telah diwujudkan melalui pengesahan Undang-undang tentang sistem pendidikan nasional serta undang-undang tentang Guru dan Dosen. Khusus mengenai undang-undang Guru dan Dosen, pemerintah sejak tahun 2007 telah mengimplementasikan kebijakan berupa sertifikasi profesi kepada Guru yang memenuhi criteria melalui penilaian portofolio. Implikasinya adalah Guru yang menerima sertifikasi profesi mendapatkan tunjangan profesi sebesar satu kali gaji pokok. Guru bersangkutan praktis akan mendapatkan tambahan penghasilan sebanyak 100%. Dengan demikian, kesejahteraan Guru akan meningkat dan tidak dapat lagi menjadi tudingan sebagai penyebab lambatnya kemajuan pendidikan.

Setelah dua tahun program sertifikasi profesi Guru direalisasikan, muncul persoalan yang menjadi tanggungjawab secara moral, intelektual dan profesional. Bahwasanya Guru yang telah menerima sertifikasi pendidik secara empiris di lapangan belum memberikan jaminan akan kompetensi dan profesionalisme dalam menjalankan tugas. Sementara itu, ekspektasi masyarakat terhadap Guru sebagai pendidik profesional di sekolah semakin tinggi, seiring dengan semakin meningkatnya standar kualitas propesional dunia kerja global.

Pada umumnya masyarakat akan menilai kualitas pendidikan yang diberikan oleh sekolah melalui Guru berkaitan dengan jumlah lulusan sekolah. Setiap anak yang telah lulus membawa bukti bahwa mereka memiliki suatu pengetahuan dan keterampilan tertentu. Namun demikian yang lebih penting, bahwasanya anak memiliki grafik prestasi yang menanjak selama mengikuti pendidikan.

Kondisi ini, merupakan tantangan nyata yang harus dihadapi oleh setiap Guru saat ini. Terdapat berbagai alternative bagi Guru untuk dapat meningkatkan kemampuan diri dalam  melayani kebutuhan anak. Baik berupa dalam bentuk program yang terencana oleh pemerintah maupun upaya mandiri yang dilakukan oleh Guru. Menurut Lodang (2007), ada dua jalan yang dapat ditempuh untuk meningkatkan profesionalisme Guru biologi yaitu meninjau kurikulum pembelajaran biologi di perguruan tinggi (LPTK) atau mengikuti program belajar pendidikan biologi kembali di perguruan tinggi. Setelah itu, dilanjutkan dengan menjadi Guru sukarela di sekolah tertentu yang menjadi partner program.

Salah satu upaya yang dapat dilakukan guna meningkatan kompetensi pedagogic dan kompetensi profesional Guru adalah membiasakan guru melaksanakan penelitian tindakan kelas. Penelitian tindakan kelas dapat dilakukan selama proses pembelajaran berlangsung tanpa mengganggu target kurikulum yang telah ditetapkan. Sebaliknya, penelitian tindakan kelas dapat meningkatkan pencapaian hasil belajar anak sebab persoalan yang dihadapi oleh anak dan Guru dapat segera diselesaikan secara terbuka dan demokratis. Dengan demikian, ketika Guru melakukan penelitian tindakan kelas, pada saat yang sama telah berusaha meningkatkan kompetensi paedagogik dan kompetensi profesionalnya sebagai Guru.

Membiasakan guru melaksanakan Penelitian Tindakan Kelas dapat dilakukan melalui program terencana oleh sekolah atau dinas pendidikan kabupaten/kota. Dengan program yang terkaji dengan baik, dapat tercipta atmosfer akademik/intelektual yang lebih kental sehingga motivasi guru untuk terlibat dapat semakin meningkat. Bagi guru yang memiliki achievement yang tinggi, tanpa program dari sekolah ataupun pemerintah, mereka akan dapat secara mandiri menciptakan atmosfer sendiri untuk senantiasa berkreasi dan berkarya.

Saya memiliki keyakinan tinggi, bahwa para Guru kita memiliki motivasi tinggi untuk berkontribusi bagi kemajuan bangsa ini melalui pembinaan generasi muda di sekolah masing-masing.

Hidup Guru….!!!! Terpujilah Engkau….!!!!!

8 Tanggapan to “Menggugah Kompetensi Guru Indonesia”

  1. angger said

    Yup, saya setuju dengan keyakinan itu
    demi kemajuan Indonesia tercinta

    Salam.

  2. Ichi said

    Hmm … Kyanya skrg lg jaman kompetensi ya ??? Dokter maupun dokter gigi barupun hrs ikut ujian kompetensi dl br bs punya surat ijin praktek. Hwahhh … Smkn ribet aja smuanya. Smg aja hal ini menuju sesuatu yg positif lah !!!

  3. Anonim said

    Amiiiinn!!!!!
    to Ichi: kayaknya benar, masyarakat semakin terdidik, kesejahteraan dan kenyamanan semakin dituntut, manusia semakin menyadari peran sosialnya, dan hanya kompetensi tinggi dalam job yang dapat menyesuaikannya. Semoga dengan penyadaran Peran, kita jadi lebih baik!!!! semoga

  4. CHARLES said

    GURU ADALAH PILAR DARI BANGSA, MAKA SELAYAKNYALAH GURU DI BANGSA INI SEBAGAI BAGIAN DARI SISTEM MENDAPATKAN PERHATIAN PRIORITAS PRIMER

  5. nurmy said

    Hidup Guru….!!!! Terpujilah Engkau….!!!!!

  6. Anonim said

    Guru di seluruh republik ini,, harus senantiasa mengabdi dengan tulus ikhlas,,, demi menciptakan generasi bangsa yang berkualitas dan berkuantitas …………………..!!!!!!

  7. nice

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: