Mahmuddin

Belajar dan Berbagi

KODE VARIASI SOAL MEMUNGKINKAN KECURANGAN UJIAN NASIONAL 2013

Posted by Mahmuddin pada April 19, 2013

13662687861711228594

Upaya meningkatkan nilai kepercayaan terhadap ujian nasional, Balitbang Kemdikbud telah melakukan perubahan dalam ujian nasional 2013 ini. Perubahan ini dimaksudkan untuk meminimalisir kecurangan yang dapat terjadi selama pelaksanaan UN, baik oleh sekolah secara sistematis maupun oleh siswa secara individual. Di antara perubahan yang ada adalah lembar soal dan lembar jawaban menggunakan Barcode yang sama. Dalam hal ini soal dan LJUN bersifat 1 paket dan dicetak menyatu. Namun untuk mengenali lebih mudah, ternyata pada setiap soal terdapat kode pada sisi kiri kertas soal. Kode ini berupa 4 macam tanda garis yaitu garis tegak, garis miring, garis datar tunggal, dan garis datar ganda. Letak kode-kode tersebut dapat  dilihat pada gambar di atas. Keempat macam tanda garis itu, divariasikan lagi letaknya pada sisi kiri kertas yaitu dari atas ke bawah.

Setelah dicermati kode variasi soal yang ada, memang efektif mencegah kecurangan yang dapat dilakukan secara individual oleh siswa di ruang ujian. Ada dua alasan yaitu, pertama kombinasi variasi soal hanya dapat diketahui jika diletakkan bersama dengan seluruh soal yang sejenis. Kedua, variasi soal tidak bisa diketahui hanya dari soal nomor 1 atau beberapa urutan soal saja, tapi harus menyeluruh karena variasi mungkin terjadi pada nomor soal secara acak. Hal ini dapat mengantisipasi adanya kunci jawaban yang beredar seperti yang terjadi pada salah satu SMK di Jakarta (MetroTV, 17/4/2013).

Meskipun demikian, kecurangan pada tingkat sekolah secara sistematis masih mungkin dapat terjadi. Hal ini dikarenakan pada lembar soal terdapat kolom identitas siswa berupa nama dan nomor peserta yang harus diisi oleh siswa. Artinya, kalaupun LJUN siswa dan Soal UN menggunakan kode rahasia berupa barcode, namun dengan mencantumkan identitas siswa pada soal memungkinkan pihak panitia dapat mengecek jawaban siswa pada LJUN dan soal yang digunakan.

13662704781871808034

Meskipun hal ini kelihatan agak sulit dilakukan untuk seluruh siswa, tapi biasanya dalam satu sekolah terdapat hanya beberapa anak yang sifatnya kurang dan mesti mendapat perhatian khusus. Dengan demikian, jika pengawas independen tidak berperan optimal, maka kecurangan dalam ujian nasional 2013 masih mungkin dapat terjadi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: