Mahmuddin

Belajar dan Berbagi

Pentingnya Mengintegrasikan Pendidikan Karakter Bangsa dalam Pembelajaran Biologi

Posted by Mahmuddin pada Juni 10, 2013

Kehidupan manusia Indonesia dalam dasawarsa terakhir ini menunjukkan terjadinya gejala degradasi moral. Fakta-fakta seperti kasus korupsi pejabat pemerintah yang semakin meningkat, motif kriminalitas yang semakin beragam, dan tawuran pelajar yang semakin mengganas menunjukkan kompleksnya persoalan moralitas bangsa. Realitas ini menunjukkan fenomena kehidupan berbangsa seperti disorientasi penghayatan nilai-nilai pancasila, keterbatasan perangkat kebijakan terpadu dalam mewujudkan nilai-nilai pancasila, bergesernya nilai etika dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, memudarnya kesadaran terhadap nilai-nilai budaya bangsa, ancaman disintegrasi bangsa, dan melemahnya kemandirian bangsa.

Gambar

Perkembangan pendidikan di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir ini menunjukkan tren untuk menguatkan peran psikologi dalam dunia pendidikan. Pergantian kurikulum secara berkala mengalami perubahan secara signifikan terutama dalam hal standarisasi isi, proses dan penilaian pendidikan. Pengembangan kurikulum memberikan prioritas perhatian pada perkembangan psikologi peserta didik. Bahkan dalam rencana revisi kurikulum pendidikan nasional tahun 2013, pemerintah sedang merumuskan pengintegrasian nilai-nilai karakter bangsa dalam setiap mata pelajaran.

Bangsa Indonesia semakin menyadari posisi strategis sekolah dalam pendidikan karakter bangsa. Menurut Given (2007), setengah dari keluarga Amerika Serikat, tidak lagi menganggap kewajiban bagi mereka untuk mewarsikan nilai-nilai dari generasi ke generasi. Akan tetapi, tanggung jawab tersebut dilakukan oleh lembaga pendidikan (sekolah). Jika sekolah gagal memikul tanggug jawab ini, mereka percaya bahwa sebagaimana kita tidak memiliki orang dewasa yang lemah dalam menulis dan sains, kita akan mendapati orang dewasa yang tidak memiliki watak dan nilai-nilai yang  dibutuhkan untuk menjadi anggota komunitas, pegawai, atau serdadu yang baik.

Pembelajaran biologi merupakan mata pelajaran yang memiliki posisi strategis dalam upaya pembentukan karakter. Biologi sebagai ilmu sains melibatkan tiga dimensi dalam konstruksinya, yaitu proses ilmiah, sikap ilmiah, dan produk ilmiah. Oleh karena itu, proses pembelajaran biologi menekankan pada penerapan keterampilan proses sains dalam memahami pengetahuan, sehingga secara nurturent dapat membentuk karakter sainstis atau sikap ilmiah .

Ketika kebijakan integrasi pendidikan karakter dalam pembelajaran diwacanakan oleh pemerintah, maka pembelajaran mata pelajaran biologi menjadi sinergi dengan hal itu. Penggunaan lingkungan sebagai sumber belajar memungkinkan siswa mengonstruksi pemahaman melalui konteks yang otentik. Hal ini dapat pula lebih dioptimalisasi dengan mengintegrasikan nilai-nilai karakter bangsa dalam proses pembelajaran.

Satu Tanggapan to “Pentingnya Mengintegrasikan Pendidikan Karakter Bangsa dalam Pembelajaran Biologi”

  1. Anonim said

    saya sangat mendukung ide bapak. saat ini saya pingin mengembangkan model pembelajaran seperti itu untuk bab reproduksi manusia pada kelas 2 sma. tujuannya untuk mencegah siswa melakukan seks bebas. bisakah bapak memberi masukan kepada saya bagaimanan tehnilk pembelajarannya? ini alamat email saya : pas_tuti@yahoo.com. terima kasih atas bantuan bapak. puji astuti, guru bio0logi sma 1 kudus, jateng

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: