Mahmuddin

Belajar dan Berbagi

Posts Tagged ‘Ujian Nasional’

Problematika Ujian Nasional 2013

Posted by Mahmuddin pada April 23, 2013

Ujian nasional 2013 menimbulkan banyak permasalahan dalam pelaksanaannya.  Bahkan tiada hari tanpa masalah, dan sepertinya pantas kalau ujian nasional dikatakan kacau balau. Betapa tidak karut marut ini mulai terjadi sejak proses pengandaan naskah soal, pendistribusian naskah soal, sampai pada pengerjaan oleh siswa peserta ujian di kelas. Bahkan akan sampai pada pemeriksaan atau proses pemindaian hasil ujian pada LJUN.

Proses penggandaan bermasalah dengan terlambatnya penyelesaian dari pihak percetakan untuk 11 propinsi yakni pada wilayah bagian tengah Indonesia. Untuk masalah ini terjadi saling tuding dari pihak percetakan, Kemdikbud, BSNP, dan pengawas perguruan tinggi. Namun pak Menteri Dikbud (Prof. M. Nuh) menyatakan orang yang paling bertanggung jawab terhadap problem UN 2013, meski enggan mundur karena hal itu.

Mengatasi problem pendistribusian soal ke pelosok daerah, terpaksa presiden turun tangan menginstruksikan TNI dan Polri untuk mengerahkan segala kemampuan untuk membantu distribusi soal. Tak tanggung-tanggung TNI melibatkan pesawat hercules dan foker untuk mengangkut soal ke 11 propinsi tujuan, bahkan sampai disertai dengan pengawalan Pak Wamendikbud. Sedangkan polri terlibat langsung dalam pengawalan naskah soal sampai ke kabupaten. Namun karena persebaran sekolah yang beragam, maka sekolah yang terletak jauh di pelosok atau terpencil menjadi tambah terlambat. Bahkan beberapa sekolah di Luwu Sulawesi Selatan (Bastem) dan di Kolaka Utara harus mengerjakan soal ujian pada malam hari dengan penerangan lampu minyak. Baca entri selengkapnya »

Posted in Kabar Sorowako, Pendidikan, Reportase | Dengan kaitkata: , , | Leave a Comment »

Soal UN Foto Copian, Beberapa Item Soal Tidak Tampak

Posted by Mahmuddin pada April 22, 2013

Ketika soal ujian nasional yang didistribusikan ke sekolah penyelenggara tidak cukup, maka salah satu solusi terbaik yang ditempuh panitia adalah dengan memfotocopy naskah soal yang ada. Naskah soal master dapat menggunakan naskah soal di sekolahnya jika ada, atau jika kekurangan untuk satu sekolah maka naskah master dapat menggunakan dari sekolah lain.

Kenyataan inilah yang dilakukan oleh panitia Rayon Kabupaten Luwu Timur pada ujian nasional mata pelajaran Bahasa Indonesia hari ini (senin, 22/4/2013). Keputusan untuk mencopy naskah ujian ditempuh ketika kemarin (minggu, 21/4/2013) naskah soal UN bahasa indonesia yang tiba di kantor dinas pendidikan Kab.  Luwu Timur tidak ada untuk dua sekolah yaitu SMAN 1 Towuti dan SMAN 1 Burau. Proses copy dan pengepakan soal UN dilakukan di kantor dinas pendidikan, kebudayaan, pariwisata, pemuda dan olah raga Kab. Luwu Timur di bawah koordinasi langsung kepala dinas dengan pengawasan dari pihak perguruan tinggi. Proses ini membutuhkan waktu kurang lebih 12 jam, dari pukul 12.00 s.d. 24.00 wita.  Selanjutnya distribusi soal dilanjutkan tepat setelah selesai menunju kantor polsek yang telah ditentukan. Baca entri selengkapnya »

Posted in Kabar Sorowako, Pendidikan, Reportase | Dengan kaitkata: , , | Leave a Comment »

Ujian Nasional 2013, Tiada Hari tanpa Masalah

Posted by Mahmuddin pada April 22, 2013

Tiada hari tanpa masalah, dan berharap akan membuatnya semakin matang. Pernyataan ini sepertinya teapt bagi pelaksanaan ujian nasional 2013 di negeri Indonesia Raya ini.  Betapa tidak, pelaksanaan UN meski telah tertunda satu pekan, tapi tetap saja bermasalah.

Pelaksanaan UN SMA di hari ini (senin, 22/4/2013) merupakan jadwal tertunda dari jadwal semula senin pekan lalu  (18/4/2013) pada 11 propinsi. Sebagaimana kita tahu bahwa penundaan UN pekan lalu disebabkan keterlambatan soal dari pihak percetakan, sehingga distribusi soal ke sekolah penyelenggara menjadi terlambat. Namun kenyataannya, soal ujian untuk hari ini (senin, 22/4/2013) masih juga bermasalah. Di samping kedatangannya terlambat, jumlahnya pun juga kurang. Dua sekolah penyelenggara tidak mendapatkan kuota soal dari percetakan.

Kondisi ini dialami terjadi di Rayon Kabupaten Luwu Timur Sulawesi Selatan. Dua sekolah yang bernasib kurang beruntung itu adalah SMAN 1 Towuti dan SMAN 1 Burau. Setelah mengidentifikasi semua amplop soal yang tiba di kantor dinas pendidikan Kab. Luwu Timur, ternyata kedua sekolah tersebut sama sekali tidak mendapatkan satu pun amplop naskah soal ujian Bahasa Indonesia yang ujiannya dilaksanakan pada hari senin (22/4/2013). Baca entri selengkapnya »

Posted in Kabar Sorowako, Pendidikan, Reportase | Dengan kaitkata: , , | Leave a Comment »

SOAL MATEMATIKA 40 BUTIR, LJUN DIJAWAB 50 BUTIR

Posted by Mahmuddin pada April 19, 2013

Soal ujian nasional dengan variasi paket soal yang berbeda pada setiap peserta dalam satu ruang ujian, membuat sebagian siswa frustasi. Kebiasaan mencontek saat ujian tidak bisa dilakukan dalam ujian nasional meskipun pengawas ruang ujian melonggarkan pengawasan. Sebuah fakta lucu hari ini terjadi pada salah satu sekolah di Kab. Luwu Timur, di mana seorang siswa membulati LJUN melebihi jumlah soal. Tepatnya di SMA Negeri 1 Towuti, ketika sedang ujian Matematika pada salah satu ruang ujian dan setelah 30 menit seorang siswa dengan PD-nya menyatakan dengan suara yang terdengar ke seluruh ruang “saya sudah selesai, tidak perlu liat soal….!”.

Pengawas ruang ujian segera mendekati siswa tersebut, dan setelah diperiksa kelengkapan data pada LJUN-nya ternyata benar siswa tersebut telah membulati semua nomor pada LJUN. Sedetik kemudian pengawas ini melakukan verifikasi terhadap kondisi lembar soal, ternyata jumlah soal matematika berjumlah 40 nomor. heheheheeee….ternyata siswa tadi membulati 50 nomor jawaban, padahal soalnya hanya 40 nomor. Jadi jawabannya lebih 10 nomor.

Pengawas kemudian meminta ke siswa untuk menhapus 10 bulatan pada 10 jawaban terakhir. Dalam hati, Pengawas berkata “ternyata siswa ini benar-benar jujur, berkata tak perlu liat soal untuk menjawab dan benar saja karena buktinya dia menjawab melebihi jumlah soal”.

Sebuah fakta yang membuat miris sekolah. Program persiapan ujian nasional telah dilaksanakan dalam segala bentuk, bahkan menggunakan biaya yang besar tetapi ternyata siswa masih saja belum siap ujian. Sekolah mesti mengevaluasi program pembelajaran yang dilaksanakan, agar hakikat pendidikan dapat terlaksana sebagaimana mestinya.

Posted in Kabar Sorowako, Pendidikan | Dengan kaitkata: , | Leave a Comment »

AKHIRNYA UJIAN NASIONAL JUGA!

Posted by Mahmuddin pada April 18, 2013

Ujian Nasional 2013 hari I di SMA YPS Soroako akhirnya dilaksanakan juga pada pukul 10.00 - 15.00

Ujian Nasional 2013 hari I di SMA YPS Soroako akhirnya dilaksanakan juga pada pukul 10.00 – 15.00

Setelah mengalami penundaan selama 7 hari (sejak jumat, 12/4/2013), akhirnya soal Ujian Nasional 2013 untuk Kab. Luwu Timur Sulawesi Selatan tiba juga pada sekitar pukul 07.00 WITA. Dan setelah melalui proses penyortiran, tepat pukul 08.00 soal dapat diantar menuju sekolah masing-masing. Khusus di SMA YPS Soroako, soal tiba pada pukul 09.10. Akhirnya Ujian Nasional di sekolah dapat terlaksana di sekolah kami.

Sebagaimana berita heboh negeri ini selama pekan ini, Ujian Nasional sedianya dilaksanakan pada senin 15 April 2013. Namun karena adanya kendala soal yang belum rampung dari pihak percetakan, sehingga pelaksanaan UN mengalami penundaan ke 18/4/2013 di 11 propinsi. Selama 7 hari terakhir pendidikan Indonesia benar-benar dalam kondisi “Darurat Ujian Nasional”. Presiden pun harus turun tangan menginstruksikan TNI dan Polri untuk mengerahkan segala kemampuan yang dimiliki guna mendukung distribusi logistik UN ke daerah-daerah. Pak Wamen juga harus ikut terbang dengan pesawat Hercules bersama soal. Meski demikian, soal UN untuk Kab. Polman Sulbar pun masih sempat nyasar ke Manado.

Horeeee….Ujiaaaaaaannnn……….! teriak serentak siswa ketika melihat soal diturunkan dari mobil pengangkut. Hari ini mereka telah menunggu ujian sejak pukul 07.00 pagi. Akhirnya ujian nasional juga! Saya benar-benar stress pak! demikian komentar salah seorang siswa.

Ujian Nasional hari pertama ini dilaksanakan dengan dua mata pelajaran, yakni Kimia dan Biologi (Program IPA), Sosiologi dan Geografi (program IPS). Jadwalnya pun molor 2 jam yakni jam I pukul 10.00 – 12.00 dan jam II pukul 13.00 – 15.00. Antisipasi logistik untuk makan siang siswa pun terpaksa harus diakomodir sekolah. Inilah kenyataan yang harus diterima oleh sekolah, guru, siswa, dan orang tua akibat carut marut Ujian Nasional.

Kondisi UN 2013 ini benar-benar menjadi pelajaran berharga bagi pemerintah. Atau mungkinkah kondisi ini dapat menjadi momentum untuk mendorong reposisi UN kembali ke kithahnya, yakni tujuan pemetaan kualitas pendidikan dan bukan penentu kelulusan siswa. Jadi UN mau serentak atau tertunda bukan masalah bagi bangsa. Anomali pendidikan sebagai bias UN pun sudah tidak terjadi lagi.

Posted in Kabar Sorowako, Pendidikan, YPS Activities | Dengan kaitkata: , , , | Leave a Comment »